Două empaturi datând. mai yamauchi nishikori instagram


Letaknya strategis karena berada di dekat pantai Hattu yang indah pemandangannya. Sekarang benteng ini telah menjadi puing-puing batu, karena telah dimakan usia dan kurangnya perawatan, namun Benteng Hattu menyimpan sejuta misteri dan cerita lama yang perlu dikenang oleh anak cucu.

două empaturi datând

Pada zaman dahulu, di negeri Hattu berdiri sebuah benteng, tempat tinggal kapitan Hattu yang bergelar "Kapitan Mata Empat Dengan berbagai cara dan upaya, musuh Kapitan Hattu ini berusaha agar dapat membunuh Kapitan Hattu namun tidak berhasil. Akhirnya kapitan-kapitan ini bermusyawarah menentukan bagaimana caranya agar dapat membunuh atau menaklukkan Kapitan Hattu, kesepakatan diambil yaitu dengan cara menggunakan daun atap Rakyat diperintahkan untuk menghamburkan daun-daun atap tersebut di jalan yang biasanya dilalui oleh Kapitan Hattu sambil bersiap siaga, Kapitan Hattu bersama rakyatnya tidak mengetahui yang akan terjadi Tiba-tiba terdengar bunyi tembakan musuh, karena terkejut Kapitan Hattu berlari keluar dan melewati daun atap yang telah dihamburkan oleh musuh Karena daun atap itu licin, maka Kaptan Hattu terjatuh, Kesempatan ini dipergunakan oleh musuhnya untuk membunuh Kapitan Hattu tetapi Kapitan Hattu tidak mati kemudian musuhnya mencabut pedang Kapitan Hattu dan menghujamkan două empaturi datând tubuh Kaputan Hattu Două empaturi datând kapitan Hamu dapat dibunuh.

două empaturi datând

Rakyat dari Kapitan Hattu yang mendapat serangan berlari kucar kacir menyelamatkan diri masing-masing Mereka menggunakan apa saja yang ada di dekat pantai untuk dapat menyelamatkan diri seperti, kiming kelapa, sabut kelapa dan lain-lain.

Akhirnya mereka singgah di sebuah pulau dan membangun pulau tersebut dan diberi nama sesuai dengan nama di tempat asal mereka yaitu Hattu yang terletak di Kecamatan Leihitu Pulau Ambon Di desa ini tumbuh pohon "Kolang Susu pohon kamboja yang telah besar, Menurut orang tua-tua desa Hattu, pohon kolang susu itu dibawa dan Hattu Piru ketika mereka lari kemudian disiram dengan air Kasturi yang hingga kini masih ada.

două empaturi datând

Peristiwa yang sangat menyedihkan itu tidak dapat dilupakan oleh rakyat Hattu Ambon Akhirnya mereka yang selamat mengangkat sumpah bahwa mereka tidak akan menginjakkan kaki lagi di Hatu Piru Janji itu ditepati sampai sekarang.

Mai multe de la herry.

două empaturi datând